Wacana Normalisasi Sungai Ala AB

Wacana Normalisasi Sungai Ala AB

Akhirnya setelah polemik dan perdebatan panjang dan lama mengenai normalisasi atau naturalisasi, setelah menelan banyak korban baik nyawa dan harta benda maupun kerugian ekonomi dalam bisnis, baik warga Jakarta’58 maupun Jakarta’42 dikarenakan bencana banjir awal Januari kemarin, maka Gubernur Jakarta AB tersebut akhirnya sepakat dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk menormalisasi sungai sisa dari peninggalan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2020/01/08/21400511/menteri-pupr-anies-sepakat-normalisasi-atau-naturalisasi-butuh-pelebaran?page=all).

Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara komunikasi manis Gubernur AB untuk menggeser (istilah lain daripada menggusur) warga yang tinggal di bantaran sungai sesuai janji-janji manis kampanye yang lebih banyak tidak ditepati dan dipelintir kosakatanya.

Jika komunikasi manis berhasil dengan mulus, Bagaimana mekanisme penggeseran dari bantaran sungai dan kemana warga kecil yang paling banyak korbannya dari bencana banjir kemarin akan direlokasikan? Sebab pembangunan rusun dengan DP0% hanya bisa diperuntukan warga dengan gaji 3,7 juta keatas sedangkan warga kecil dibantaran sungai akan terhambat relokasi karena kurangnya rusun yang tersedia karena telah dicoret pembangunan rusun tersebut. (Sumber: https://m.cnnindonesia.com/nasional/20180809090152-20-320769/anies-coret-rusun-ahok-ribuan-warga-terancam-tak-punya-rumah ).

Masalah yang lama belum beres ditambah akan ada masalah baru seperti diatas. Makin ruwet seperti benang kusut nanti alasannya supaya batal lagi menormalisasikan sungai atau betonisasi sungai khususnya sungai yang berbelok supaya tidak jebol.

Sepertinya yang bersangkutan sedang melakukan politik muka dua dihadapan Presiden Joko Widodo, DPRD dan warga supaya tidak terlihat mbalelo atau membangkang kebijakan pemerintah pusat dalam membenahi banjir maupun supaya tidak terjadi hak angket DPRD DKI Jakarta dan juga gugatan class action warga yang terkena dampak kerugian atas bencana banjir kemarin demi memuluskan rencana maju pilpres 2024.

Daripada pusing yang tidak berkesudahan melihat ulah dia mendingan korek kuping pakai sehelai sapu ijuk biar asik dan makin geli melihat dia.

Salam Sapu Ijuk,

Rene Sinclair

No Comments

Post A Comment

WhatsApp us