Karma Dari Ahok

Karma Dari Ahok

Kalau anda ingin tahu ‘Buku Hitam’ Tuhan yang belum tuntas ini atas kekejaman dan pembunuhan karakter terhadap Basuki Tjahaja Purnama baca link: http://renesinclair.com/camping-yuk-camping/

Jika anda percaya terhadap Tuhan dengan ajaran agama apapun yang anda anut, Layak dan sepantasnya perkataan dan perbuatan selaras dengan ajaran agama tersebut yaitu CINTA KASIH.

Ternyata tersangka penyekapan, penyiksaan, pengeroyokan dan pengancaman kasus Ninoy Karundeng menyangkut kepada insan-insan yang taat beragama dan yang ingin menjadikan agama sebagai landasan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 ini dan berhubungan dengan kasus Ahok dulu.

Fitnahan, cacian, makian dan hinaan terhadap Ahok yang telah berjuang dengan amat baik untuk masyarakat Jakarta santer terdengar ditelinga kita oleh manusia-manusia tersebut sampai hati kita ciut dan sedih mendengarnya. Tetesan air mata 42% masyarakat Jakarta dan jutaan rakyat Indonesia seakan-akan sirna oleh fitnahan, cacian, makian dan hinaan tersebut. Sampai timbul pertanyaan ragu dan tidak percaya terhadap keadilan. Tetapi waktu kita bukan waktu Tuhan. Tuhan sekarang berkehendak lain seakan membalikkan telapak tanganNya.

Kasus Ninoy Karundeng telah membuahkan hasil yang baik. Polri dengan cepat dan profesional menangkap orang-orang yang menyekap, menyiksa, mengeroyok dan mengancam Ninoy Karundeng untuk dibunuh. Harus jujur kita akui bahwa Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bekerja sangat profesional sebagai pengayom masyarakat dan pengawal NKRI.

BAJ, NB dan Mun tak lama lagi akan mengikuti jejak RS, MS, ADP, Jonru, ZH, ZZ dan BY nginap di hotel prodeo untuk waktu yang cukup lama. Sedangkan HRS walau konon naik haji di tanah suci Mekah dan tak kunjung pulang, tetapi hidupnya seakan-akan ada di prodeo.

Saya ingin mengutip pernyataan Ahok sewaktu diwawancara salah satu TV swasta. “Percaya sama saya ginilah. Kekuasaan adalah milik Tuhan. Tuhan yang kasih Tuhan yang ambil. Kalau saya ditentukan dan didoakan orang banyak untuk jadi Gubernur ke dua kalinya, kamu mau fitnah saya apapun gak akan bisa bendung saya. Saya tetap jadi Gubernur. Itu yang saya yakini dari dulu. Mengapa saya takut. Terus kalau Tuhan gak mau kasih saya jadi Gubernur, memangnya saya bisa lawan Tuhan? Saya ngapain? Jungkir balik? Gak juga”.

Memang Ahok tidak menjadi Gubernur yang kedua kalinya dan Ninoy Karundeng sudah pulih kembali walau harus menjalani trauma healing. Mungkin Gusti Allah menjadikan Ninoy Karundeng sebagai alatNya untuk membuka tabir gelap satu demi satu manusia-manusia dajal yang menjadikan agama ataupun politik identitas sebagai ajang dalam persaingan politik yang tidak sehat dan entah kepada siapa lagi tabir gelap tersebut akan terbuka. Sekarang waktu Tuhan untuk mempermalukan orang-orang yang menjadi musuhNya sambil kita pantau duduk manis dengan menggelitik telinga kita pakai sapu ijuk. Biar geli-geli sedap.

Sudahlah… Jangan ada dendam diantara kita. Lebih baik perbanyak amal ibadah cinta kasih untuk sesama dan mari kita berkarya untuk Indonesia maju.

Salam sapu ijuk
Rene Sinclair

https://www.instagram.com/ReneSinclair/

No Comments

Post A Comment

WhatsApp us